Skip to content

Hukum Kita Sedang Sakit

November 27, 2009

Semarang – Hukum dan aparatnya tengah disorot. Bukan hanya karena silang sengketa KPK, Polri, dan kejaksaan, tapi juga karena ulah satu orang yang mampu mengobrak-abrik aparat.

“Hukum kita sakit!” kata Guru Besar Sosiologi Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Satjipto Rahardjo, di rumahnya, Jl Erlangga Semarang, Jumat (5/11/2009).

Prof Tjip, panggilan akrab Satjipto Rahardjo, mengatakan, hukum memang bisa sakit. Bisa karena penafsiran atas aturannya, bisa juga karena ulah penegak hukumnya.

Diungkapkan Prof Tjip, sungguh mencengangkan, seorang Anggodo bisa menelepon petinggi dua institusi penegak hukum. Bahkan, orang itu menyuruh-nyuruh petinggi tersebut.

“Ini patologi hukum, namanya. Harusnya diajarkan di kampus agar bisa diantisipasi,” ungkapnya.

Dalam jangka pendek, penegak hukum harus memroses orang-orang yang diduga terlibat. Jangka panjangnya, tiap penegak hukum harus melakukan reorientasi mental kepada aparatusnya.

Penegak hukum tak boleh menganggap sepi opini publik. Pasalnya, publik tahu apa yang terjadi. “Kalau tidak direspon, masalahnya bisa tambah runyam,” jelasnya.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: